Skip to main content

Curhat

Setiap kita pasti pernah khan punya problem dalam kehidupan kita? Apalagi buat kita yang hidupnya di jaman milenial ini... Kalo bisa kita ungkapan dengan kata-kata itu layaknya bertubi-tubi yaaa 😁

Terusss.. Apa sih yang biasa kita lakukan kalo kayaknya berattt banget problem yang kita hadapi dan kayaknya kita ga bisa deh untuk menghadapinya semua sendiri??? Hmm... Berdasarkan pengalamanku pribadi.. Cenderung curhat, iya ga sih??

Yes, kita emang ga pernah bisa untuk hidup sendiri semandiri apapun kita.
Tapi aku juga tau kalo ga semua orang juga bisa curhat ke orang lain karena setiap kita ini memiliki cara sendiri-sendiri disaat kita menghadapi problem. Namun.. Ga bisa dipungkiri juga, kalo ada saatnya kita ada di titik terlemah kita (down). Dan disaat itulah menurutku, kita merasa perlu minta bantuan orang lain. Bisa juga sharing dengan orang lain, entah keluarga, sahabat, dan siapapun itu yang bisa kita percaya.

Terus bisa kita tanya juga sih ke diri kita sendiri... Apakah cukup hanya dengan kita sharing atau curhat ke kerabat dekat kita aja?

Jawabannya engga sih, guys.
Karena, sadar atau engga.. Di setiap problem yang kita hadapi, disitulah ada peran Tuhan yang menyertai kita. Yaaaaa walaupun terkadang kita ga bisa secara langsung melihat bentuk penyertaan Tuhan didalam diri kita ya... Dan justru karena pikiran dan aktivitas kita, terkadang justru kita lupa untuk berkeluh kesah ataupun bersyukur ke Tuhan.

Wahhh... Tuhan itu baik hati banget yahh.. Di setiap waktu, Dia selalu ada untuk kita. Bahkan, sekalipun kita ga tau gimana kita bisa ngungkapin apa yang kita pikirkan dan kita rasakan.

Soooo... Menurutku, udah selayaknya sih kalo kita selalu menomor satukan Tuhan dalam kehidupan kita. Apapun yang kita hadapi dan kita rasakan, hanya Tuhan yang selalu ada menyertai kita. Meskipun, ada saatnya pula kita pasti membutuhkan orang lain untuk membantu kita. Sebab kita juga ga akan tau bagaimana dan lewat siapa, Tuhan akan menyertai dan membantu kita khann.. Ya, karena cara Tuhan itu tidak terduga.



Nahh, sekarang gimana dengan diri kita? Apakah kita sudah dan mau untuk selalu berserah dan berharap pada-Nya? Apakah kita juga yakin mujizat Tuhan itu nyata?

__
Foto oleh Josh Applegate via Unsplash

Comments

Popular posts from this blog

Menjemput Rejeki di Tahun 2019

Dear millennials, Akhir-akhir ini lagi trending topic banget ya guys, "Menjemput Rejeki di Tahun 2019". Ya sering banget kita melihat itu jadi hastag di postingan orang bahkan teman-teman kita. Karena kebanyakan kita pun juga pasti udah merencanakan ini dan itu, apa saja yang belum tercapai di tahun lalu dan diusahakan bisa dicapai di tahun 2019 ini. Target-target ini umumnya pasti kita buat kan, apalagi bagi kaum millennial yang udah bekerja atau bahkan punya usaha sendiri. Wah ga usah ditanya lagi... pasti banyak banget ya list -nya, lebih lagi di era kita yang emang banyak tuntutan ini dan itu dalam persaingan global sekarang ini. Tapi... "Apakah dengan target-target yang dibuat, kita akan tetap berserah kepada-Nya?" . Karena ga bisa pungkiri juga, kita ini hanyalah manusia biasa, apapun yang kita rencanakan belum tentu akan tercapai jika itu tidak sejalan dengan kehendak Tuhan kan. Bisa aja Tuhan terkesan tidak menjawab ataupun menunda planning-planning ...

YOLO

Hai kamu anak muda! Atau yang menyebut dirimu muda. Bagaimana kamu menghabiskan masa muda mu? Apakah masa muda mu sudah di habiskan dengan  YOLO  ( Y ou  O nly  L ive  O nce)? Namun benar kah, kamu akan menghabiskan waktu dengan tepat? Penyelasan di masa depan jelas tidak menjadi nilai dari  yolo , tetapi setelah membaca salah satu artikel kristen; Pertanyaan miliknya yang bagus adalah, apa kita akan benar-benar menghabiskan waktu hanya untuk kesenangan pribadi?  Bagi sebagian besar akan bilang, YA! Lakukan hal teraneh dan tergila yang pernah ada, kalau tidak ada mari ciptakan! Ciptakan keanehan atau pengalaman yang mungkin tidak akan ada lagi di masa depan - setidaknya kita tidak akan punya kesempatan lagi - maka kita harus lakukan saat ini, bila perlu ya, sekarang! Hahaha . .  Bagi aku, setelah melewati masa remaja. Hm, masa remaja berarti umur 12-18 tahun. Yap, sekitar 6 tahun untuk melakukan  YOLO  tersebut. Aku sam...

Jaman Now

Hello guys! Guys, aku mau tanya deh... Pernahkah mendengar istilah "jaman now"? Hmm.... Pasti udah donkkkk... Bahkan sering banget kan... Yup, bener banget. Jaman now ini adalah istilah yang lagi nge trend  di jaman sekarang, yang berarti jaman sekarang yang kekinian banget bagi kita dimana kita lebih dapat mengekspresikan diri kita. Misalnya, lewat foto alay, atau mungkin  chatting  dengan teman kita menggunakan kata-kata yang alay yang biasanya digandrungi anak muda. Tapi, istilah jaman now ini ternyata tidak hanya ditunjukkan bagi kita anak muda aja lohhh... Anak kecil atau mungkin bayi yang dengan gayanya yang kekinian layaknya orang dewasa atau tingkah lakunya yang  nyeleneh  pun sering dikatakan "kids jaman now". Hmmm.. lucu juga yah 😄😄😄 Eits, tapi guys.... Apa setiap tingkah laku dan pola pikir kita di jaman now ini dapat memberikan dampak yang positif bagi orang-orang disekeliling kita? Atau... justru kita malah memberikan dampak yang negati...