Skip to main content

Internet, Teman Anak Jaman Now

Dear Millennials,

Pada bulan lalu, kita dapat pertanyaan dari salah seorang teman kita di artikel Jaman Now, sebagai berikut:
Online with God 
(tema ret2 gereja ntah kpn tahun)
bagaimana cara ny bisa memunculkan hal - hal rohani itu untuk anak sekolah minggu 
yang secara sekarang mereka lebih search nya youtube lagu2 barat dsb ? 


Hmm... Kalo kita ngomongin tentang anak-anak itu memang agak sulit yaa... Karena setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda, begitupun dengan cara mengarahkannya. Ada anak yang penurut, tapi ada juga yang tidak. Tak bisa dipungkiri juga kalo kita sering beranggapan bahwa sekolah minggu akan berdampak pada pertumbuhan rohani anak-anak. Dan disini menurut kita, perlu adanya keterbukaan. Tidak hanya dari pembimbing sekolah minggu, tapi juga dari keluarga. Dalam arti, kita bisa mengajak orangtua untuk bersama-sama membangun pertumbuhan iman rohani mereka. Sebab diluar sekolah minggu, mereka akan kembali berhadapan dengan hal-hal duniawi.

Lalu, gimana caranya?

Setiap anak memang memiliki karakter yang berbeda, namun disini anak dapat dibimbing dan diarahkan tentang mana yang baik untuk ditonton dan mana yang tidak. Sebab disini kita juga dapat menyadari bahwa anak jaman now juga tidak bisa secara langsung kita larang, karena jika begitu kemungkinan anak akan penasaran "mengapa mereka tidak boleh menontonnya?" Selain itu, banyak banyak channel (baca: media) untuk menonton; saat satu channel di batasi.

Kita bisa juga dengan mendorong mereka untuk aktif dengan pemikirannya. Contohnya, kita memberikan beberapa pertanyaan tentang peristiwa kebangkitan Yesus yang disini mereka dapat mencari jawabannya melalui internet, bertanya kepada orangtua, atau lainnya. Dan setelah itu, jika mereka benar-benar mengerjakannya, kita dapat bisa memberikan reward sesuai dengan umur mereka (makanan ringan, mainan sederhana, atau pujian dan terima kasih dapat diberikan). 


Lalu, setelah anak diberi tugas untuk mencari tahu, kita sebagai guru sekolah minggu ataupun orangtua juga perlu mengarahkan dan menjelaskannya kembali. Terutama jika penjelasan mereka masih belum sempurna (asumsinya kakak sekolah minggu dan orang tua sudah lebih paham) agar mereka dapat memahaminya dengan tepat.

Akhirnya,
kita perlu sabar dan melakukannya berulang-ulang, sebab mendorong kesadaran anak-anak secara otomatis untuk memahami hal-hal rohani itu tidaklah mudah. Dan selain itu, doakanlah mereka agar dalam perjalanan iman mereka, mereka terus berjalan bersama Tuhan

Semoga jawaban dari kami dapat memberi insight bagi teman-teman dalam pelayanan di sekolah minggu!


From,
Asian Girl

-
Foto dari Alexander Dummer via Unsplash

Comments

Popular posts from this blog

Menjemput Rejeki di Tahun 2019

Dear millennials, Akhir-akhir ini lagi trending topic banget ya guys, "Menjemput Rejeki di Tahun 2019". Ya sering banget kita melihat itu jadi hastag di postingan orang bahkan teman-teman kita. Karena kebanyakan kita pun juga pasti udah merencanakan ini dan itu, apa saja yang belum tercapai di tahun lalu dan diusahakan bisa dicapai di tahun 2019 ini. Target-target ini umumnya pasti kita buat kan, apalagi bagi kaum millennial yang udah bekerja atau bahkan punya usaha sendiri. Wah ga usah ditanya lagi... pasti banyak banget ya list -nya, lebih lagi di era kita yang emang banyak tuntutan ini dan itu dalam persaingan global sekarang ini. Tapi... "Apakah dengan target-target yang dibuat, kita akan tetap berserah kepada-Nya?" . Karena ga bisa pungkiri juga, kita ini hanyalah manusia biasa, apapun yang kita rencanakan belum tentu akan tercapai jika itu tidak sejalan dengan kehendak Tuhan kan. Bisa aja Tuhan terkesan tidak menjawab ataupun menunda planning-planning ...

YOLO

Hai kamu anak muda! Atau yang menyebut dirimu muda. Bagaimana kamu menghabiskan masa muda mu? Apakah masa muda mu sudah di habiskan dengan  YOLO  ( Y ou  O nly  L ive  O nce)? Namun benar kah, kamu akan menghabiskan waktu dengan tepat? Penyelasan di masa depan jelas tidak menjadi nilai dari  yolo , tetapi setelah membaca salah satu artikel kristen; Pertanyaan miliknya yang bagus adalah, apa kita akan benar-benar menghabiskan waktu hanya untuk kesenangan pribadi?  Bagi sebagian besar akan bilang, YA! Lakukan hal teraneh dan tergila yang pernah ada, kalau tidak ada mari ciptakan! Ciptakan keanehan atau pengalaman yang mungkin tidak akan ada lagi di masa depan - setidaknya kita tidak akan punya kesempatan lagi - maka kita harus lakukan saat ini, bila perlu ya, sekarang! Hahaha . .  Bagi aku, setelah melewati masa remaja. Hm, masa remaja berarti umur 12-18 tahun. Yap, sekitar 6 tahun untuk melakukan  YOLO  tersebut. Aku sam...

Jaman Now

Hello guys! Guys, aku mau tanya deh... Pernahkah mendengar istilah "jaman now"? Hmm.... Pasti udah donkkkk... Bahkan sering banget kan... Yup, bener banget. Jaman now ini adalah istilah yang lagi nge trend  di jaman sekarang, yang berarti jaman sekarang yang kekinian banget bagi kita dimana kita lebih dapat mengekspresikan diri kita. Misalnya, lewat foto alay, atau mungkin  chatting  dengan teman kita menggunakan kata-kata yang alay yang biasanya digandrungi anak muda. Tapi, istilah jaman now ini ternyata tidak hanya ditunjukkan bagi kita anak muda aja lohhh... Anak kecil atau mungkin bayi yang dengan gayanya yang kekinian layaknya orang dewasa atau tingkah lakunya yang  nyeleneh  pun sering dikatakan "kids jaman now". Hmmm.. lucu juga yah 😄😄😄 Eits, tapi guys.... Apa setiap tingkah laku dan pola pikir kita di jaman now ini dapat memberikan dampak yang positif bagi orang-orang disekeliling kita? Atau... justru kita malah memberikan dampak yang negati...