Skip to main content

Doing Call In Life

Dear millennials,


Sadar atau engga nih guys...
Hidup di jaman millennial ini sering menjadikan kita sebagai orang-orang yang super duper sibuk. Ya, setiap harinya kita beraktivitas dari pagi bisa sampai malam, bahkan kadang ada yang sampai tengah malam atau pagi lagi. Sering kita menghabiskan waktu kita didepan komputer dan tugas-tugas kita, baik buat kita yang masih sekolah, kuliah, ataupun kerja. Bahkan ga jarang juga yang membuat visi dalam hidupnya dengan tujuan agar hidupnya lebih terarah.


Tapiii... apa sebenarnya hidup kita ngalir gitu aja? Apa semua pekerjaan kita, tugas-tugas kita, dan segala sesuatunya yang kita lakukan itu selalu berjalan dengan apa yang kita inginkan?


Terkadang atau bahkan seringkali itu ga sesuai dengan keinginan kita yaaa... Kita bisa plan a, b, c, ... tapi kadang atau seringkali itu ga tercapai, dan malah kadang apa yang harus kita hadapi dan jalani itu sangat berbeda dengan apa yang kita harapkan.

Itupun yang sering aku rasakan. Dan belum lama ini Tuhan menyadarkan aku lewat Efesus 2:10 "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.", yang maksudnya adalah sebenarnya setiap kita sudah dipanggil-Nya untuk melakukan suatu pekerjaan yang dipersiapkan-Nya, dan bahkan panggilan itu sudah dinyatakan-Nya sebelum kita ada. Tuhan pingin dengan tugas panggilan itu kita bisa bersandar pada-Nya.

Dalam perjalanannya kita ga terlalu tau bagaimana menemukan panggilan dalam hidup itu. Namun kita sebagai orang Kristen selalu diajarkan bahwa mencari Tuhan dan kehendak-Nya melalui doa, baca Alkitab, atau ngobrol dengan orang lain.

Aku sendiri sempat berpikir kalo setiap kesempatan kita untuk melakukan suatu pekerjaan itu karena kita mampu untuk melakukannya. Tapi ga semua hal yang harus kita hadapi dan lakukan itu sesuai dengan kemampuan dan keinginan kita.

Yup, mengetahui panggilan apa yang telah dipersiapkan-Nya untuk kita itu tidak mudah. Tapi berserah dan berharaplah pada Tuhan, agar kita pun dimampukan untuk melakukan panggilan-Nya, karena panggilan yang Tuhan berikan pasti berkaitan dengan hati yang Tuhan berikan, juga kemampuan yang Tuhan berikan. Namun satu hal yang tetap harus kita sadari adalah kita tidak akan pernah mengetahui apa panggilan hidup kita jika kita hanya menunggu. Kita harus tetap berusaha mencarinya dan meminta petunjuk-Nya, maka Tuhan yang akan menunjukkan jalan kepada kita dalam setiap usaha yang kita lakukan.

Hidup dalam Kristus memberikan sebuah tujuan dalam hidup ini. Sebagai orang Kristen kita tidak bisa bilang bahwa hidup kita yang biasa-biasa atau sulit tidak tujuan. Janganlah menjadi orang Kristen yang merasa tidak memiliki tujuan. Ketika kita sudah menjadi bagian dalam ini, maka kita harus sadar dan merendahkan hati di hadapan Tuhan sama seperti ayat berikut yang bagus ini.

Sebab setiap kita dipanggil-Nya untuk melakukan pekerjaan yang mulia. Bukan kita yang menginginkan tugas itu, tapi karena Tuhan yang sudah memanggil kita dan kita harus melakukannya. Bersandar dan berharap pada-Nya, maka Dia yang akan memampukan kita untuk memenuhi panggilan-Nya. 🙏


From,
Asian Girl


Photo by Corinne Kutz on Unsplash

Comments

Popular posts from this blog

Menjemput Rejeki di Tahun 2019

Dear millennials, Akhir-akhir ini lagi trending topic banget ya guys, "Menjemput Rejeki di Tahun 2019". Ya sering banget kita melihat itu jadi hastag di postingan orang bahkan teman-teman kita. Karena kebanyakan kita pun juga pasti udah merencanakan ini dan itu, apa saja yang belum tercapai di tahun lalu dan diusahakan bisa dicapai di tahun 2019 ini. Target-target ini umumnya pasti kita buat kan, apalagi bagi kaum millennial yang udah bekerja atau bahkan punya usaha sendiri. Wah ga usah ditanya lagi... pasti banyak banget ya list -nya, lebih lagi di era kita yang emang banyak tuntutan ini dan itu dalam persaingan global sekarang ini. Tapi... "Apakah dengan target-target yang dibuat, kita akan tetap berserah kepada-Nya?" . Karena ga bisa pungkiri juga, kita ini hanyalah manusia biasa, apapun yang kita rencanakan belum tentu akan tercapai jika itu tidak sejalan dengan kehendak Tuhan kan. Bisa aja Tuhan terkesan tidak menjawab ataupun menunda planning-planning ...

YOLO

Hai kamu anak muda! Atau yang menyebut dirimu muda. Bagaimana kamu menghabiskan masa muda mu? Apakah masa muda mu sudah di habiskan dengan  YOLO  ( Y ou  O nly  L ive  O nce)? Namun benar kah, kamu akan menghabiskan waktu dengan tepat? Penyelasan di masa depan jelas tidak menjadi nilai dari  yolo , tetapi setelah membaca salah satu artikel kristen; Pertanyaan miliknya yang bagus adalah, apa kita akan benar-benar menghabiskan waktu hanya untuk kesenangan pribadi?  Bagi sebagian besar akan bilang, YA! Lakukan hal teraneh dan tergila yang pernah ada, kalau tidak ada mari ciptakan! Ciptakan keanehan atau pengalaman yang mungkin tidak akan ada lagi di masa depan - setidaknya kita tidak akan punya kesempatan lagi - maka kita harus lakukan saat ini, bila perlu ya, sekarang! Hahaha . .  Bagi aku, setelah melewati masa remaja. Hm, masa remaja berarti umur 12-18 tahun. Yap, sekitar 6 tahun untuk melakukan  YOLO  tersebut. Aku sam...

Jaman Now

Hello guys! Guys, aku mau tanya deh... Pernahkah mendengar istilah "jaman now"? Hmm.... Pasti udah donkkkk... Bahkan sering banget kan... Yup, bener banget. Jaman now ini adalah istilah yang lagi nge trend  di jaman sekarang, yang berarti jaman sekarang yang kekinian banget bagi kita dimana kita lebih dapat mengekspresikan diri kita. Misalnya, lewat foto alay, atau mungkin  chatting  dengan teman kita menggunakan kata-kata yang alay yang biasanya digandrungi anak muda. Tapi, istilah jaman now ini ternyata tidak hanya ditunjukkan bagi kita anak muda aja lohhh... Anak kecil atau mungkin bayi yang dengan gayanya yang kekinian layaknya orang dewasa atau tingkah lakunya yang  nyeleneh  pun sering dikatakan "kids jaman now". Hmmm.. lucu juga yah 😄😄😄 Eits, tapi guys.... Apa setiap tingkah laku dan pola pikir kita di jaman now ini dapat memberikan dampak yang positif bagi orang-orang disekeliling kita? Atau... justru kita malah memberikan dampak yang negati...