Skip to main content

Malu untuk Bersaksi

Dear millennials,

Jujur kalo ngomongin tentang bersaksi, aku bukankah orang yang berani untuk bersaksi. Tapi inilah panggilan Tuhan yang harus aku penuhi.

Semenjak aku mulai masuk dalam lingkungan gereja, aku beberapa kali diminta untuk memberikan kesaksian tentang bagaimana tangan Tuhan merenda hidupku hingga saat ini. Gugup dan tegang pasti aku rasakan kalo aku diminta untuk memberikan kesaksian. Apalagi waktu aku belum menyadari kalo sebenarnya ini emang udah panggilan Tuhan. Ya.. dengan segala apa yang ada dan apa yang Tuhan kerjakan dalam hidup kita, Tuhan sebenarnya ingin kita bisa jadi garam dan terang bagi kemuliaan-Nya.

Yup, bisa kita bilang ga gampang ya... apalagi bagi diriku sendiri yang bukanlah orang yang cukup berani untuk ngomong didepan umum dan menceritakan kehidupanku. Dan kalo aku diminta kesaksian, awalnya aku mikir "kenapa aku? kenapa ga yang lain?", yang menjadikan keputusan apakah aku akan memberikan kesaksian apa engga itu merupakan keputusan yang cukup berat buat aku pribadi.

Tapi dengan berbagai cara-Nya, bersyukur Tuhan selalu ngasih tau dan negur aku kalo inilah panggilan hidupku. Yang kalo bukan karena cara-Nya, aku akan berani bersaksi.

Dan baru-baru ini, disaat aku kembali diminta untuk memberikan kesaksian, ada ayat yang menguatkanku untuk mau terus bersaksi. Ayatnya itu diambil dari Matius 5:16 "Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.", yang maksudnya aku bersaksi bukan untuk kepentingan kita sebagai manusia, tapi dengan kesaksian itu aku dapat jadi berkat buat orang lain dan orang dapat melihat terang Tuhan, sehingga semakin banyak orang yang mempermuliakan-Nya.

Aku ga tau buat teman-teman, bersaksi itu hal yang mudah atau tidak... Atau justru tidak jarang pula orang yang seperti aku, "malu untuk bersaksi". Tapi dari apa yang aku rasakan, aku hanya ingin share bahwa terlepas dari rasa keberanian atau tidaknya kita, kesaksian kita bukanlah untuk kepentingan kita, tapi dengan kesaksian yang kita berikan itu orang-orang dapat melihat bahwa dalam setiap situasi dan kondisi kita, apa yang ada pada kita, apa yang kita dapat, atau yang mungkin hilang dari kita itu karena tangan Tuhan sedang merenda. Sehingga bahkan dengan kesaksian kita justru akan menguatkan mereka sedang lemah atau undur iman.

Maka... marilah kita sama-sama mulai belajar untuk mau terus bersaksi, terlepas dari kita berani atau tidak, karena kesaksian itu bukan untuk kita agar lebih dikenal, tapi tujuannya hanyalah supaya nama Tuhan semakin dipermuliakan.


From,
Regina Megumi T.

Comments

Popular posts from this blog

Menjemput Rejeki di Tahun 2019

Dear millennials, Akhir-akhir ini lagi trending topic banget ya guys, "Menjemput Rejeki di Tahun 2019". Ya sering banget kita melihat itu jadi hastag di postingan orang bahkan teman-teman kita. Karena kebanyakan kita pun juga pasti udah merencanakan ini dan itu, apa saja yang belum tercapai di tahun lalu dan diusahakan bisa dicapai di tahun 2019 ini. Target-target ini umumnya pasti kita buat kan, apalagi bagi kaum millennial yang udah bekerja atau bahkan punya usaha sendiri. Wah ga usah ditanya lagi... pasti banyak banget ya list -nya, lebih lagi di era kita yang emang banyak tuntutan ini dan itu dalam persaingan global sekarang ini. Tapi... "Apakah dengan target-target yang dibuat, kita akan tetap berserah kepada-Nya?" . Karena ga bisa pungkiri juga, kita ini hanyalah manusia biasa, apapun yang kita rencanakan belum tentu akan tercapai jika itu tidak sejalan dengan kehendak Tuhan kan. Bisa aja Tuhan terkesan tidak menjawab ataupun menunda planning-planning ...

YOLO

Hai kamu anak muda! Atau yang menyebut dirimu muda. Bagaimana kamu menghabiskan masa muda mu? Apakah masa muda mu sudah di habiskan dengan  YOLO  ( Y ou  O nly  L ive  O nce)? Namun benar kah, kamu akan menghabiskan waktu dengan tepat? Penyelasan di masa depan jelas tidak menjadi nilai dari  yolo , tetapi setelah membaca salah satu artikel kristen; Pertanyaan miliknya yang bagus adalah, apa kita akan benar-benar menghabiskan waktu hanya untuk kesenangan pribadi?  Bagi sebagian besar akan bilang, YA! Lakukan hal teraneh dan tergila yang pernah ada, kalau tidak ada mari ciptakan! Ciptakan keanehan atau pengalaman yang mungkin tidak akan ada lagi di masa depan - setidaknya kita tidak akan punya kesempatan lagi - maka kita harus lakukan saat ini, bila perlu ya, sekarang! Hahaha . .  Bagi aku, setelah melewati masa remaja. Hm, masa remaja berarti umur 12-18 tahun. Yap, sekitar 6 tahun untuk melakukan  YOLO  tersebut. Aku sam...

Jaman Now

Hello guys! Guys, aku mau tanya deh... Pernahkah mendengar istilah "jaman now"? Hmm.... Pasti udah donkkkk... Bahkan sering banget kan... Yup, bener banget. Jaman now ini adalah istilah yang lagi nge trend  di jaman sekarang, yang berarti jaman sekarang yang kekinian banget bagi kita dimana kita lebih dapat mengekspresikan diri kita. Misalnya, lewat foto alay, atau mungkin  chatting  dengan teman kita menggunakan kata-kata yang alay yang biasanya digandrungi anak muda. Tapi, istilah jaman now ini ternyata tidak hanya ditunjukkan bagi kita anak muda aja lohhh... Anak kecil atau mungkin bayi yang dengan gayanya yang kekinian layaknya orang dewasa atau tingkah lakunya yang  nyeleneh  pun sering dikatakan "kids jaman now". Hmmm.. lucu juga yah 😄😄😄 Eits, tapi guys.... Apa setiap tingkah laku dan pola pikir kita di jaman now ini dapat memberikan dampak yang positif bagi orang-orang disekeliling kita? Atau... justru kita malah memberikan dampak yang negati...