Dear millennials,
Kali ini aku cuma sharing dikit sihh tentang kisah dan pengalaman hidupku...
Tapi guys, ternyata semua yang aku pikir itu salah. Tuhan itu baik lho. Kasih-Nya besar untukku, untuk kita semua.
"I'm so blessed. And thanks God, because You have called me. 😇"
Kali ini aku cuma sharing dikit sihh tentang kisah dan pengalaman hidupku...
Aku seorang yang terlahir dengan keterbatasan fisik. Dimana aku hanya bisa melihat orang berjalan dan berlari, tapi aku tidak. Ya, dulu aku juga sering bertanya-tanya ke Tuhan "Kenapa Tuhan? Kenapa aku terlahir seperti ini?".
Bertahun-tahun pemikiran ini selalu membayangiku, yang sebelumnya aku dan keluarga bukanlah orang yang dekat dengan Tuhan. Kami tidak pernah berdoa, baca Firman Tuhan, apalagi ke gereja.
Jujur dulu pada posisi itu aku sering merasa sedih dan marah dengan keadaanku ini. Terlebih ada keluargaku yang berkeyakinan lain, meyakini bahwa keadaanku seperti ini karena "dosaku di masa lalu". Kecewa?? Yes, pasti...
Aku pribadi mengenal Tuhan hanya saat pelajaran agama, kegiatan ibadah di sekolah, dan bersyukur sewaktu SD ada kakak kelas yang mengajak Bina Iman (seperti Sekolah Minggu). Yeah, disinilah saya bersyukur... Ternyata walaupun saya kurang dekat dengan Tuhan, tapi Tuhan masih mengasihi aku dan Dia ingin kalo aku bisa mengenal-Nya dengan cara-Nya memanggilku.
Yah, sekarang aku jadi menyadari bahwa kasih Tuhan besar banget yaa... Padahal dulu aku kan sering mengeluh dan bertanya terus ke Tuhan "Kenapa keadaanku begini Tuhan?". Aku sekarang juga terkadang kepikir sih, "Apa Tuhan ga kecewa dan marah ya dulu aku ngomong gitu ke Dia?".
Hmm... Kenapa aku bilang kalo Tuhan masih mengasihi aku walaupun dulu sering mengeluh, menyalahkan diri sendiri, kecewa, sedih, bahkan marah sama kondisi fisikku? Karena meskipun aku udah sering bikin Tuhan sedih dan kecewa terhadap yang aku pikirin ini, tapi Dia masih mau panggil aku untuk bisa kenal Dia lebih dekat lagi.
Sekitar tahun 2016, aku sakit dan sekitar 2 bulan aku keluar masuk RS. Memang bukan pertama kali ini sih aku harus opname di RS.
Yah, mungkin bertanya-tanya yaaa...
"Lalu, apa hubungannya?"
Sebab disitulah awalnya aku dan keluargaku merasa bahwa Tuhan memanggil kami untuk mulai mau pergi ke gereja. Jadi Tuhan mengijinkan aku sakit itu karena Dia pingin kalo kami bisa dan mau datang lagi kepada-Nya.
Dulu sewaktu aku bisa mengenal Tuhan lewat pendidikan agama di sekolah, aku sempat mengajak dan meminta kepada orangtua biar mau ke gereja, tapi dengan alasan tidak adanya waktu, akhirnya belumlah kami memenuhi panggilan itu. Sehingga sewaktu tahun 2016 aku kembali harus keluar masuk untuk opname, hati orangtuaku mulai terketuk untuk memenuhi panggilan itu dengan teringat akan permintaanku.
Tidak berhenti sampai disitu. Singkat cerita, ketika aku dan keluargaku udah bisa dan mau pergi ke gereja, aku pun masih bergumul "Apa yang sebenarnya Tuhan kehendaki untuk aku lakukan?", karena Tuhan pasti punya rencana yang baik dengan memanggil aku, dan "Bagaimana aku bisa menyenangkan hati-Nya dan memuliakan-Nya terhadap Dia yang memanggilku?".
Sampai suatu saat, aku bisa mengikuti Sidi (baptisan dewasa). Dan ketika aku mengikuti katekisasi, aku pun diajak masuk kedalam suatu komunitas remaja di gereja. Di saat-saat itulah awalnya aku mulai aktif mengikuti kegiatan-kegiatan gereja. Yang dimana, sejak itulah aku pun merasa inilah cara Tuhan menunjukkan bahwa aku dipanggil oleh-Nya karena Tuhan mau ditengah-tengah kondisi fisikku yang terbatas ini, aku bisa jadi kesaksian untuk memuliakan-Nya. Sebab, seperti yang kita tau.. kalo Tuhan mau agar kita juga bisa jadi terang dan garam ditengah-tengah dunia ini.
Aku bersyukur bangeettt.. karena ditengah-tengah kondisi fisikku yang tidak bisa berjalan, Tuhan masih memberikan aku kesempatan untuk kuliah dan pelayanan di gereja. Dimana dulu aku mengira semuanya itu ga mungkin. Tapi ternyata engga... Tuhan berkehendak lain, yang dimana rencana Tuhan tuh lebih indah, bahkan sangat jauh berbeda dari yang aku bayangkan. Aku masih diberikan kekuatan dan kemampuan untuk menggunakan laptop, bisa membalik halaman buku dengan menggunakan sebuah sedotan, dan yang masih ga aku kira ituuu pelayanan multimedia di gereja.
Dulu semua itu ga pernah terlintas di pikiranku sihh, guys...
Aku bisa mengoperasikan laptop yang mengetiknya aku menggunakan on-screen keyboard dan bisa membalik buku dengan bantuan sebuah sedotan, yang menjadikan aku masih bisa mengejar gelar sarjana walaupun kondisi fisikku tidak bisa berjalan. Dan bersyukur pula, karena keluarga dan teman-temanku mau mendukung aku dalam pelayanan bidang multimedia di gereja... Yang aku yakin bahwa orang-orang yang ada sekelilingku itu karena Tuhan yang mengirimkannya untukku.
Hmm... Aku ga pernah kebayang dehhh, gimana jadinya kalo Tuhan ga panggil aku lagi untuk datang kepada Dia. Puji Tuhan bahwa kasih-Nya besar dan janji-Nya kekal. Hanya Tuhan yang punya rencana terindah untuk setiap kita.
From,
Regina Megumi Tandiari
Thanks a lot buat share nya...
ReplyDeleteBersyukur di kasi kesempatan bisa kenal km, liat km katek dan sidi
Ikut senang dengan perkembangan mu, dengan perjuangan mu
Berharap kita bs saling share lagi...